Jumat, 30 Januari 2015

Filled Under:

Pemenang Sibuk Intropeksi Diri, Pecundang Sibuk Menyalahkan Orang Lain -'

Oleh: Jonru Ginting, Direktur www.dapurbuku.com
MISALKAN ada orang bernama A yang mengata-ngatai si B, “Dasar monyet lu!” Dan si A sama sekali tidak menyesali perbuatan buruknya itu.
Lalu suatu hari, A ketemu C, dan si C ini pun mengata-ngatai A, “Dasar monyet jelek lu! Najis gue!”
Jika A adalah tipe manusia pecundang, maka yang dia lakukan adalah marah. Dia sibuk menyalahkan C, bahkan membalas perbuatan C dengan cara yang lebih menyakitkan.
Namun jika A adalah tipe manusia pemenang, yang dia lakukan adalah BERSABAR. Setelah itu dia INTROPEKSI DIRI.
“Kenapa ada orang yang menghinaku seperti itu? Apakah aku punya kesalahan serupa di masa lalu, dan kini kesalahan itu berbalik padaku?
“Oh ya, aku ingat. Dulu aku pernah mengatai B monyet. Mungkin perbuatan C merupakan cara Allah untuk menegurku, agar aku tidak mengulangi lagi perbuatan tersebut.”
Lalu A istighfar, meminta ampun pada Allah. Dia pun tak lupa mendatangi B untuk meminta maaf.
* * *
Apakah kita tipe manusia pemenang atau pecundang? Semua tergantung keputusan kita sendiri. Mau bersikap seperti apa di saat mengalami cobaan hidup.
Yang jelas, semua perbuatan yang kita lakukan, apakah itu perbuatan baik atau buruk, suatu saat nanti (cepat atau lambat) akan berbalik kepada kita. []

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright @ 2013 Mari Tambah Wawasan Kita.