SHALAT merupakan ibadah yang paling penting bagi umat islam. Dalam
hadits juga dikatakan bahwa shalat itu tiang agama. Yang mana jika tidak
ditegakkan maka runtuhlah agama pada diri orang tersebut. selain itu
sebagaimana dalam Al-Qur’an bahwa shalat mencegah dari perbuatan keji
dan munkar.
Ternyata terdapat berbagai manfaat dibalik gerakan shalat. Hasil ini
berdasarkan dari penelitian para ahli. Shalat sebagai tiang agama adalah
ibadah yang paling proporsional bagi anatomi tubuh manusia.
Gerakan-gerakannya sudah sangat melekat dengan gestur (gerakan khas
tubuh) seorang muslim.
Takbiratul Ihram
Pada gerakan takbiratul ihram ini aliran darah lebih lancar menuju getah
bening ( limfe ) dan kekuatan otot lengan. Posisi jantung di bawah otak
memungkinkan darah mengalir lancar ke seluruh tubuh. Saat mengangkat
kedua tangan, otot bahu meregang sehingga aliran darah kaya oksigen
menjadi lancar. Kemudian kedua tangan didekapkan di depan perut atau
dada bagian bawah. Sikap ini menghindarkan dari berbagai gangguan
persendian, khususnya pada tubuh bagian atas.
Ruku
Manfaat Postur ini menjaga kesempurnaan posisi dan fungsi tulang
belakang (corpus vertebrae) sebagai penyangga tubuh dan pusat syaraf.
Posisi jantung sejajar dengan otak, maka aliran darah mengalir maksimal
pada tubuh bagian tengah. Tangan yang bertumpu di lutut berfungsi
relaksasi bagi otot-otot bahu hingga ke bawah. Selain itu, rukuk adalah
latihan kemih untuk mencegah gangguan prostat.
I’tidal
Itidal adalah variasi postur setelah rukuk dan sebelum sujud. Gerak
berdiri bungkuk berdiri sujud merupakan latihan pencernaan yang baik.
Organ organ pencernaan di dalam perut mengalami pemijatan dan
pelonggaran secara bergantian. Efeknya, pencernaan menjadi lebih lancar.
Sujud
Aliran getah bening dipompa ke bagian leher dan ketiak. Posisi jantung
di atas otak menyebabkan darah kaya oksigen bisa mengalir maksimal ke
otak. Aliran ini berpengaruh pada daya pikir seseorang. Karena itu,
lakukan sujud dengan tumaninah, jangan tergesa gesa agar darah mencukupi
kapasitasnya di otak. Postur ini juga menghindarkan gangguan wasir.
Khusus bagi wanita, baik rukuk maupun sujud memiliki manfaat luar biasa
bagi kesuburan dan kesehatan organ kewanitaan.
Duduk diantara Dua Sujud
Saat duduk iftirosy, kita bertumpu pada pangkal paha yang terhubung
dengan syaraf nervus Ischiadius. Posisi ini menghindarkan nyeri pada
pangkal paha yang sering menyebabkan penderitanya tak mampu berjalan.
Duduk tawarruk sangat baik bagi pria sebab tumit menekan aliran kandung
kemih (urethra), kelenjar kelamin pria (prostata) dan saluran vas
deferens. Jika dilakukan. dengan benar, postur irfi mencegah impotensi.
Variasi posisi telapak kaki pada iftirosy dan tawarruk menyebabkan
seluruh otot tungkai turut meregang dan kemudian relaks kembali. Gerak
dan tekanan harmonis inilah yang menjaga. Kelenturan dan kekuatan
organ-organ gerak kita.
Salam
Saat melakukan salam otot sekitar leher dan kepala mengalami relaksasi
sehingga menyempurnakan aliran darah di kepala. Gerakan ini mencegah
sakit kepala dan menjaga kekencangan kulit wajah.
Masyaallah, disamping shalat merupakan kewajiban ternyata terdapat
manfaat bagi kesehatan dalam gerakan shalat. [fha/islampos/shofighter]
Selasa, 27 Januari 2015
Filled Under:
Kenali Manfaat Kesehatan dibalik Gerakan Dalam Ibadah Sholat -'
Posted By:
Unknown
on 06.20
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar